Kecamatan Bontang Utara Libatkan Semua Unsur Untuk Turunkan Stunting
BONTANG – Upaya menekan stunting terus dilakukan di kota Bontang melalui keterlibatan kecamatan dan kelurahan. Kecamatan Bontang Utara turut mengambil peran dengan mendorong keterlibatan masyarakat untuk memantau tumbuh kembang anak melalui posyandu.
Langkah tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari target pemerintah kota Bontang untuk menurunkan stunting, dalam mencapai target itu jajaran pemerintahan disetiap wilayah diminta berkontribusi melalui program dan kegiatan yang menyentuh langsung ke masyarakat.
Kepala subbagian umum dan kepegawaian kecamatan Bontang Utara, Nely, mengatakan bahwa kecamatan memiliki tanggung jawab untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting sesuai dengan arahan wali kota Bontang.
“Sesuai dengan amanatnya wali kota minta kita untuk menurunkan stunting dibawa 10 persen,” ujarnya, Selasa (22/9/2026).
Menurutnya, fokus kecamatan Bontang Utara adalah memastikan setiap orang tua membawa anaknya ke posyandu secara rutin. Sebab, kehadirannya dinilai penting untuk mendukung pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkala.
Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat kecamatan Bontang Utara melakukan koordinasi dengan kelurahan dan RT agar informasi dapat tersampaikan pada warga yang lebih banyak.
Nely menjelaskan kecamatan juga melakukan penelusuran terhadap keluarga yang belum membawa anaknya ke posyandu. Dalam pelaksanaannya, berbagai upaya yang dilakukan oleh kecamatan termasuk datang langsung ke rumah warga.
“Banyak langkah kita, bahkan seperti sweeping, dan ada juga yang mendatangi rumahnya,” katanya.
Selain kunjungan langsung, kecamatan juga rutin memberikan edukasi melalui berbagai kegiatan, seperti sosialisasi dilakukan baik dalam kegiatan kecamatan, kelurahan, hingga pertemuan di tingkat RT.
“Setiap ada kegiatan kita juga terus mensosialisasikan terkait stunting,” terangnya.
Lebih lanjut, kata dia, pengukuran dan evaluasi terhadap perkembangan angka stunting merupakan kewenangan dinas teknis yang membawahinya yakni dinas kesehatan
“Kalau untuk data yang signifikan ada Dinkes, karena Dinas Kesehatan lebih memahami dan mereka yang memiliki keahlian untuk melihat dan mengukur perkembangan angka stunting,” pungkasnya.(Adv)









