banner Iklan
banner Iklan

Komisi IV DPRD Kaltim Kawal Pemanfaatan Aset Pendidikan di Samarinda Seberang

Sekretaris Komisi IV, Muhammad Darlis Pattalongi.

Samarinda, Gayamnews.com – Komisi IV DPRD Kaltim menekankan komitmen terhadap peningkatan sektor pendidikan di Kalimantan Timur (Kaltim).

Salah satu fokusnya adalah mengawal secara ketat pemanfaatan aset milik Pemerintah Provinsi Kaltim berupa lahan yang berlokasi di kawasan Samarinda Seberang.

Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Komisi IV, Muhammad Darlis Pattalongi, dalam sebuah rapat koordinasi yang melibatkan berbagai unsur pemerintah dan pihak terkait.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan aset pendidikan harus menjadi prioritas dan tidak boleh tertunda.

Menurut Darlis, seluruh pihak yang hadir dalam rapat telah menyepakati bahwa pemanfaatan lahan tersebut merupakan langkah strategis yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.

“Kami ingin memastikan bahwa aset provinsi digunakan untuk kepentingan rakyat, terutama dalam mendukung sektor pendidikan. SMA 10 adalah bagian dari sejarah dan kebutuhan nyata masyarakat di wilayah tersebut,” ungkap Darlis, Senin (23/6/2025).

Ia juga menambahkan bahwa upaya ini menjadi bagian penting dari strategi peningkatan akses dan kualitas pendidikan di Kaltim, yang akan berimbas langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Komisi IV pun mendorong adanya kolaborasi lintas sektor untuk merealisasikan pemanfaatan aset tersebut secara maksimal.

Darlis menyampaikan pentingnya sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat demi pendidikan yang lebih maju.

“Mari kita bersatu untuk memastikan bahwa pendidikan di Kaltim, terutama di Samarinda Seberang, mendapat dukungan yang layak. Kami percaya, dengan kolaborasi semua pihak, kita bisa mewujudkan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak kita,” lanjutnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Komisi IV DPRD Kaltim menyatakan akan terus memantau serta mengevaluasi perkembangan proses pengelolaan lahan ini, agar pemanfaatannya benar-benar memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di daerah. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *