Yusuf Mustafa Harap Polri Perkuat Keamanan Kaltim Jelang IKN, Tegaskan Peran Humanis di Tengah Masyarakat
Samarinda, Gayamnews.com – Menyambut Hari Bhayangkara ke-78 yang jatuh pada 1 Juli 2025, Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Timur, Yusuf Mustafa, menyampaikan apresiasi atas kinerja Kepolisian Republik Indonesia, khususnya jajaran di wilayah Kaltim.
Apresiasi ini disampaikan sebagai bentuk penghargaan terhadap peran strategis Polri dalam menjaga stabilitas daerah, terlebih Kaltim kini menjadi sorotan nasional seiring penetapan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Yusuf menilai, Hari Bhayangkara yang merujuk pada Penetapan Pemerintah Tahun 1946 Nomor 11/S.D. bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momen penting untuk mengevaluasi dan memperkuat peran Polri ke depan.
“Melalui momentum Hari Bhayangkara, saya berharap Kalimantan Timur semakin tertib dan aman, sejalan dengan perannya sebagai pusat pemerintahan nasional ke depan,” ujar Yusuf Mustafa saat dikonfirmasi, Kamis (26/6/2025).
Ia menekankan bahwa keamanan harus menjadi pondasi utama dalam mendukung pembangunan IKN, yang akan membawa perubahan signifikan pada aspek sosial dan kependudukan.
Oleh karena itu, ia mendorong Polri untuk hadir lebih dekat dan aktif berinteraksi dengan masyarakat.
“Stabilitas keamanan harus menjadi prioritas. Polri perlu menjaga suasana kondusif tidak hanya dengan pendekatan penegakan hukum, tetapi juga melalui kedekatan dan keterlibatan aktif di tengah masyarakat,” tegas Yusuf.
Legislator dari daerah pemilihan Balikpapan ini juga berharap agar Polri dapat mempertahankan citranya sebagai institusi yang humanis dan responsif terhadap dinamika masyarakat, utamanya di wilayah Kaltim yang kini memiliki peran nasional.
“Kita ingin Polri memperkuat kedekatan dengan warga. Kehadirannya harus memberikan kenyamanan dan rasa aman, khususnya di Kalimantan Timur yang kini memikul peran strategis nasional,” ujarnya.
Sebagai anggota Komisi I DPRD Kaltim yang membidangi hukum, pemerintahan, dan keamanan, Yusuf Mustafa juga mendorong terbangunnya sinergi yang lebih kuat antara legislatif dan kepolisian.
Kerja sama ini, menurutnya, akan memperkuat pengawasan terhadap pelayanan publik dan memperlancar proses pembangunan di Kaltim.
Pernyataan Yusuf mencerminkan harapan besar agar Polri terus berkembang sebagai institusi yang modern, profesional, serta mampu beradaptasi dengan tantangan di era baru Ibu Kota Nusantara. (Adv)









