Agusriansyah Ridwan Dorong Penyesuaian Jurusan SMK demi Efektivitas Program Gratispol di Kaltim
Samarinda, Gayamnews.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan memperkuat daya serap tenaga kerja di Kalimantan Timur, Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) RPJMD DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menggarisbawahi pentingnya pembahasan yang serius mengenai pelaksanaan program pendidikan gratis, atau dikenal sebagai Program Gratispol.
Agusriansyah menilai program ini berpotensi besar mendukung kemajuan sumber daya manusia di daerah, asalkan dirancang dengan memperhatikan relevansi jurusan yang ditawarkan dengan kebutuhan pasar kerja.
“Contohnya, jurusan pertanian harus mengintegrasikan teknologi terbaru, seperti penggunaan drone dan alat mekanisasi pertanian. Jurusan ini perlu ditingkatkan spesifikasinya agar siswa-siswa kita dapat bersaing dan berkontribusi dalam revitalisasi sektor pertanian,” ujar Agusriansyah.
Menurutnya, pendidikan kejuruan di SMK harus diarahkan pada bidang-bidang strategis yang akan berkembang dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan. Ia juga menyoroti pentingnya pembukaan jurusan-jurusan baru yang relevan dengan era digital.
“Kita khawatir jika program Gratispol diberikan tanpa mempertimbangkan relevansi jurusan, hasilnya justru bisa kontraproduktif. Tanpa adanya lapangan pekerjaan yang jelas dalam 5-10 tahun ke depan, kita justru menghadapi risiko penyerapan tenaga kerja yang rendah,” tutur Agusriansyah.
Ia menyebut, jurusan seperti konten kreator dan youtuber kini menjadi salah satu opsi yang patut dipertimbangkan. Namun, menurutnya, kurikulum dan pelatihan di bidang ini harus dilengkapi dengan keterampilan dan sertifikasi yang sesuai agar lulusan memiliki daya saing di pasar kerja digital.
Dalam konteks penyusunan RPJMD, Agusriansyah mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk Dinas Pendidikan dan institusi pendidikan vokasi untuk merancang strategi pendidikan yang progresif, adaptif, dan mampu membaca arah perkembangan industri.
Dirinya berharap, melalui pembaruan pendidikan yang terencana dan terintegrasi, Kalimantan Timur mampu melahirkan generasi yang tak hanya siap bekerja, tetapi juga siap menciptakan peluang kerja dan berinovasi dalam berbagai sektor.
Dengan pendekatan ini, Agusriansyah optimis pelaksanaan Program Gratispol akan memberikan hasil yang konkret dan berkelanjutan bagi kemajuan pendidikan dan ekonomi daerah. (Adv)









