banner Iklan
banner Iklan

Ananda Emira Moeis: Tugas Kami Bekerja untuk Rakyat, Bukan Hitung Untung-Rugi Soal Pemilu

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis.

Samarinda, Gayamnews.com – Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, merespons putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pemisahan jadwal Pemilihan Presiden dan Pemilu Legislatif pada 2029 dan 2031 dengan ajakan untuk bersikap tenang dan tetap fokus menjalankan tugas saat ini.

Ia menyampaikan bahwa langkah selanjutnya bergantung pada proses legislasi dan teknis yang menyusul.

“Kita tunggu saja seperti apa implementasinya nanti,” ujar Ananda Emira Moeis kepada wartawan, Rabu (3/7/2025).

Menurutnya, keputusan MK ini belum bersifat final dalam pelaksanaannya karena masih memerlukan tindak lanjut dalam bentuk regulasi.

“Keputusan MK harus diikuti dengan perubahan undang-undang. Setelah itu, pasti akan ada petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis. Sementara menunggu proses itu, kami di daerah fokus bekerja sebaik-baiknya untuk rakyat Kaltim,” tegasnya.

Saat ditanya mengenai kesiapan DPRD Kaltim menghadapi skenario pemilu yang berbeda dengan pola sebelumnya, Ananda menyatakan bahwa pihaknya memilih untuk menunggu dengan tetap menjaga kinerja.

“Kita menunggu saja. Yang terpenting saat ini, bagi yang sedang bertugas di masing-masing penempatannya, laksanakan amanah dengan sebaik-baiknya. Saya sendiri akan berusaha maksimal,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menanggapi pandangan publik yang mengaitkan pemisahan jadwal pemilu sebagai potensi keuntungan politik bagi anggota dewan.

Ananda dengan tegas menepis anggapan tersebut dan menekankan bahwa tugas sebagai legislator adalah amanah besar, bukan soal kalkulasi untung dan rugi.

“Masalah untung tidak untung ini ya Ini tugas berat karena merupakan amanah masyarakat. Kalau kita tidak bisa menjalankan harapan masyarakat, itu justru menjadi beban. Jadi, saya tidak mau membahas untung rugi,” pungkasnya.

Pernyataan Ananda Emira Moeis mencerminkan sikap kehati-hatian serta komitmen untuk tetap mengutamakan pelayanan publik di tengah dinamika politik nasional.

Menurutnya, hal yang paling penting saat ini adalah menjalankan kepercayaan rakyat dengan sebaik-baiknya hingga akhir masa jabatan. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *