Legislator Kaltim Desak Pemerataan PJU di Samarinda: “Ini Soal Rasa Aman Warga”
Samarinda, Gayamnews.com – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Sugiyono, kembali menyoroti lemahnya infrastruktur penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik strategis di Kota Samarinda.
Ia menyatakan bahwa minimnya lampu jalan berdampak langsung terhadap kenyamanan, keamanan, dan kualitas hidup masyarakat.
“Penerangan jalan bukan hanya sekadar soal lampu menyala, tetapi menyangkut rasa aman dan kelayakan hidup warga kota,” tegas Sugiyono di Samarinda, Kamis (3/7/2025).
Politisi PDI Perjuangan ini menilai, kondisi jalanan gelap di malam hari tidak hanya memperlambat aktivitas ekonomi, namun juga meningkatkan potensi tindak kejahatan.
Ia menyoroti secara khusus Jalan DI Panjaitan dan Jalan Pangeran Antasari yang menurutnya menjadi titik rawan karena padat aktivitas namun minim penerangan.
Sebagai kota yang menyandang status Ibu Kota Provinsi sekaligus penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Sugiyono menyayangkan kondisi ini masih menjadi keluhan warga.
Ia menekankan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur dasar, termasuk penerangan, tidak hanya di pusat kota, tetapi juga hingga ke kawasan pinggiran dan permukiman padat penduduk.
“Pemerataan pembangunan tidak boleh sekadar menjadi jargon. Wilayah pinggiran dan permukiman padat juga wajib menjadi prioritas,” tegasnya.
Meski mengkritisi, Sugiyono tetap optimistis persoalan ini dapat diatasi jika ada kolaborasi yang kuat antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Kaltim. Ia mendorong agar kebutuhan PJU dimasukkan ke dalam program prioritas pembangunan.
“Kami akan terus mengawal agar Samarinda tidak lagi dikenal sebagai kota yang gelap di malam hari. Ini bukan hanya persoalan fasilitas, ini menyangkut hak dasar warga atas rasa aman dan lingkungan yang layak,” pungkas Sugiyono.
Sorotan ini kembali mempertegas bahwa infrastruktur penerangan jalan merupakan kebutuhan mendesak yang tak boleh diabaikan, terutama dalam mendukung citra Samarinda sebagai kota maju dan aman di masa transisi menuju kawasan penyangga IKN. (Adv)









