Pemkab Berau Hadiri Pertemuan Penilaian Adipura 2025, Komitmen Lakukan Pengelolaan Sampah Secara Maksimal
Jakarta, Gayamnews.com – Pemerintah Kabupater (Pemkab) Berau hadir dalam kegiatan pertemuan dan kebijakan penilaian Adipura 2025, yang dilaksanakan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, di Grand Ballroom Hotel Fairmont Jakarta, Senin (4/8/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, menyampaikan bahwa penilaian Adipura tahun ini berfokus pada strategi pengelolaan sampah daerah.
Lebih dalam lagi, Menteri Hanif Faisol, menerangkan pengelolaan sampah menjadi sasaran dengan memprioritaskan pengelolaan sampah terintegritas dari hulu hingga ke hilir.
Seluruh sampah dikumpulkan dan terolah difasilitas pengolahan sampah, sehingga sampai ke tempat pembuangan akhir hanyalah residu. Amanat RPJMN 100 persen sampah terkelola 2029 melalui pengolahan sampah di tingkat fasilitas dengan teknologi ramah lingkungan.
Untuk itu penilaian adipura tahun 2025 bertujuan memperkuat komitmen dan peran aktif pemerintah daerah dalam melaksaakan pengolahan sampah. Memperkuat partisipasi masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah dari sumbernya.
Membangun rantau pengolahan sampai dari hulu hingga hilir, membangun kota pengelolaan sampah yang sistematis dan terintegrasi. Sehingga terwujudnya kota yang bersih dan teduh, sehat, nyaman, serta meningkatkan estetika kota.
Masuk dalam kategori mengikuti penilaian adipura 2025, pemerintah daerah harus memastikan didaerahnya tidak terdapat tempat pembuangan sampah ilegal, serta memiliki tempat pembuangan akhir controlled landfill.
Penilaian adipura mencakup 20 persen anggaran dan kebijakan dalam pengelolaan sampah, 30 persen sumber daya manusia dan fasilitas pengolahan sampai dan 50 persennya adalah pengelolaan sampah dan kebersihan.
“Peringkat Adipura ini diantaranya Adipura Kencana, Adipura, Sertifikat dan predikat kota kotor,” ungkapnya.
Sementara itu Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Mustakim Suharjana, turut serta mengikuti pertemuan bertajuk Program Adipura menuju 100 % Pengelolaan Sampah 2029 tersebut.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, usai mengikuti pertemuan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Berau untuk melakukan pengolahan sampah dengan maksimal. Upaya ini menurutnya harus dilakukan bersama sama dengan masyarakat.
Sehingga sosialisasi, pendampingan kepada masyarakat untuk memulai memilah dan mengolah samph dari rumah tangga. Hal ini penting agar sampah terolah dan sisa residu yang sampai ke tempat pembuangan akhir.
“Kita akan terus melakukan sosialisasi, pembinaan kepada masyarakat, kita bersama memilah dan mengolah sampah dari rumah tangga,” ungkapnya.
Pemkab Berau juga terus mengalokasikan anggaran untuk memenuhi fasilitas pengolahan sampah. Serta mendorong instansi pemerintah dan komunitas masyarakat untuk bersama sama memperkuat bank sampah di setiap lingkungannya. Sehingga samph terolah dari hulu hingga hilirnya.
“Ini bukan untuk sampah Adipura, tapi mengatasi memang kewajiban kita semua. Kami akan serius untuk mewujudkan Berau yang beraih dan sehat,” pungkasnya. (*/Adv)








