Dewan Berau Ingatkan Aspek Mental Perserta Didik Perlu Jadi Atensi Pemerintah
Berau,Gayamnews.com – Pembangunan sektor pendidikan menurut M.Ichsan Rapi harus menyentuh aspek sumber daya manusia (SDM) dan kesejahteraan peserta didik. Hal ini bertujuan agar adanya keseimbangan antara pembangunan fisik dan kualitas SDM di Bumi Batiwakkal.
Anggota Komisi III DPRD Berau itu menyampaikan sering kali program pembangunan pendidikan hanya terfokus pada perbaikan atau pembangunan gedung sekolah. Sementara pendidikan yang bermutu tidak dapat diukur hanya dari kokohnya dinding atau megahnya ruang kelas.
“Jangan hanya bicara soal pondasi, kolom, atau atap bangunan sekolah. Kita juga harus melihat bagaimana kualitas kepala sekolahnya, gurunya, dan bagaimana manajemen sekolah dijalankan,” terang Ichsan.
Ichsan memandang, indikator keberhasilan dunia pendidikan ditentukan oleh perpaduan antara infrastruktur yang layak dan lingkungan belajar yang sehat.
Oleh sebab itu, pemerintah daerah diharapkan lebih memperhatikan faktor pendukung lain sebagai hal yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang siswa.
Salain itu, Ichsan juga menilai program penyediaan makanan sehat dan bergizi di sekolah adalah hal yang penting bagi para pemangku kebijaksanaan perhatikan. Sebab siswa yang belajar dari pagi hingga sore hari, membutuhkan asupan gizi yang baik agar tetap konsentrasi saat belajar.
“Anak-anak itu belajar seharian. Jadi makanan yang mereka konsumsi harus sehat dan bergizi. Ini bukan sekadar urusan kantin sekolah, tapi bagian dari program kesehatan pendidikan yang seharusnya melibatkan tenaga medis,” tukasnya.
Ia juga menuturkan, adanya kerjasama antar Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan dalam merancang kebijakan yang menyentuh aspek gizi, kesehatan, serta kebersihan lingkungan sekolah adalah suatu keharusan.
Mengingatkan bahwa mutu pendidikan yang baik akan menjadi fondasi utama bagi kemajuan Berau di masa depan.
“Kalau dua instansi ini bisa bersinergi, kita tidak hanya mencetak anak-anak yang cerdas secara akademik, tapi juga sehat secara fisik dan mental,” jelasnya.
“Pendidikan adalah investasi masa depan. Kalau kita hanya bangun gedung tapi tidak bangun kualitas guru dan muridnya, hasilnya tidak akan maksimal,” pungkasnya.(Rin/Adv)








