Dinsos Berau Salurakan Bantuan Lansung Tunai ke 200 Lansia
Berau,Gayamnews.com – Penyerahan Bantuan Sosial (Bansos) kepada kaum Lanjut Usia (Lansia) dan penyandang disabilitas yang kurang mampu di Kabupaten Berau, resmi disalurkan oleh Dinas Sosial pada Senin (08/12/2025).
Program tersebut nantinya akan memberikan kepada 200 orang yang masing-masing tersebar di 10 kelurahan di Berau. Sementara itu untuk besaran yang diterima oleh masyarakat sebesar 3 juta rupiah, sebab perhitungan yang dilakukan secara menyeluruh yaitu 6 bulan oleh Dinsos Berau.
Kepala Dinsos Berau, Iswahyudi menyampaikan kaum lansia kurang mampu mendapat Rp 500 ribu rupiah dalam satu bulan, namun karena ada gangguan sistem beberapa bulan yang lalu pihaknya meraple menjadi 6 bulan sekaligus sehingga pada bulan Desember baru bisa diberikan.
“Ini merupakan program bupati. Sebetulnya kami mau salurkan sejak 3 bulan yang lalu, tapi terkendala dengan SK, sehingga baru bisa salurkan di bulan ini,”ucapnya.
Dia melanjutkan, selain pemberian Bansos. Pemberian beruap 30 penerima alat bantu antara lain sepeda motor roda 3, kaki palsu, kursi roda biasa, kursi roda khusus anak, alat bantu dengar, tongkat, dan tongkat bagi tunanetra juga dilakukan.
Bantuan yang disalurkan, merupakan kerjasama antara Dinsos dan pihak perbankan, yang mana pencairan dana menggunakan sistem virtual account. Namun untuk memudahkan pihaknya mendatangkan lansung ke kantor Dinsos Berau agar masyarakat tidak kesusahan.
“Jadi pada hari ini masyarakat bisa langsung berurusan dengan bank,”tuturnya.
Dari data yang disampaikan, pihaknya telah mencatat ada 894 penerima yang sudah diberikan oleh pemerintah dengan nilai 3,5 miliar rupiah pada tahun 2025. Sedangkan bantuan yang diberikan kepada yatim sebanyak 373 orang dengan nilai 2,2 miliar, disabilitas 210 orang dengan nilai anggaran 630 juta rupiah.
Ia pun menegaskan bahwa semua bantuan sosial akan tersalurkan pada bulan desember tahun ini, sehingga tidak ada penunggakan. Walaupun ada ada instruksi untuk melakukan pemotongan anggaran daerah tahun depan, pemerintah kata dia akan mengusahakan dana bansos tidak ikut termasuk.
“Kita usahakan tidak, namu operasional itu sudah pasti kalau memang betul,”ujarnya.
Sementara itu, Bupati Berau,Sri Juniarsih Mas menyampaikan, diharapkan seluruh bantuan yang diberikan oleh pemerintah dapat bermanfaat bagi masnyarakat. Ia menegaskan mewujudkan ruang kedailan bagi penyadang disabilitas merupakan tanggungjawa Pemerintah daerah dan semua element masyarakat.
Ia berpesan kepada Dinsos Berau agar selalu melakukan inovasi dalam memberdayakan masyarakat yang kurang mampu, sehingga pemerintah selalu bisa memberikan ruang bagi setiap masyarakat tanpa harus melihat perbedaan taraf hidup dan kemampuan.
“Terus lakukan inovasi untuk membangun masyarakat,”pungaksnya.(*)








