HMI Berau Desak Berau Coal Untuk Hentikan Tambang Area Jalan Sultan Anggung
Berau, Gayamnews.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Berau kembali menyoroti permasalahan Berau Coal yang berencana akan tukar guling dengan jalan provinsi pada ruas jalan Talisayan, yang terletak di Kampung Gurimbang Kecamtan Sambaliung.
Diketahui rencana tukar jalan yang di mohonkan oleh Berau Coal sepanjang 5,90 Kilo Meter (KM). sedangkan pengganti yang di usulkan adalah 8,2 KM dengan kondisi tutupan lahan berupa hutan, rawa dan kebun.
Hal tersebut, membuat HmI Cabang Berau menolak keras. Sebab wacana untuk menyambungkan jalan poros wilayah pesisir selatan ke ibu kota Kabupaten, kabarnya akan di tambang.
“HmI cabang Berau menganggap ini tidak memiliki urgensi. karna ini bisa berdampak dengan masyarakat pesisir langsung, kami juga meminta Dinas DPUPR harus bertanggung jawab soal ini,” ungkap Ramdan selaku perwakilan HMI Cabang Berau, pada Sabtu (15/03/2025).
“Berau Coal juga telah melakukan penambangan di area tersebut dengan jarak penambangan dengan jalan provinsi sangat dekat sehingga menimbulkan konflik yaitu Konflik agraria dan lingkungan,” sambungnya.
Ramdan mengatakan, akhir-akhir ini masyarakat pesisir mengeluh terkait jalan tersebut karna efeknya debu dan licin sehingga memicu kecelakaan yang berkelanjutan.
“HmI Cabang Berau juga mengutuk keras terkait penambangan yang di lakukan oleh Berau Coal di dalam kota teapatnya di block Perapatan khusus warga Perumahan Grea Salam, Jalan sultan agung dan Bedungun. Sebab menimbulkan konflik yang berkelanjutan bagi keberlangsungan hidup manusia dan alam,” pungkasnya.
Ramdan mengatakan pihaknya akan terus mengusut tuntas dan mengambil sikap tegas terhadap situsi yang masih menjadi polemik saat ini, akabit pertambangan yang masih menibulkan kersehan warga.
“kami akan terus mengusut tuntas persoalan ini, agar bisa di tindak tegas,” tutupnya.(*)

