Memilukan! Dua Orang Meninggal Akibat Banjir Genang Beberapa Kampung Di Berau
Berau, Gayamnews.com – Peristiwa banjir bandang tahunan yang terjadi di dua Kecamatan yakni Sambaliung dan Teluk Bayur, Kabupaten Berau. Memakan korban dua orang lanjut usia (lansia) akiba terseret arus kencang air yang mencapai tiga meter kedalaman.
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Berau, Nofian Hidayat, mengatakan, dua orang korban tersebut bernama YD dan LL.
“Kronologisnya kemarin pagi, ibu-ibu inisal YD itu diantar cucunya ke kebun. Siang hari petani itu mencari jantung pisang di area kebun korban. Ternyata di dapatkan mayat perempuan mengambang,” ucapnya Kamis (27/3/2025).
“Ternyata setelah diidentifikasi yang meninggal adalah ibu berinisial YD yang pemilik kebun kemarin pagi. Berdasarkan informasi dari keluarga, korban terpleset ke dalam paret,” sambungnya.
Dirinya juga menjelaskan bahwa kondisi ketinggian air kemarin pagi selutut orang dewasa, kemudian pada sore harinya pukul 15.30 Wita sudah mencapai sepinggan orang dewasa.
“Anak-anak itu terbawa arus ke arah sungai. tiga orang anak dan dua orang dewasa turut langsung gerak cepat bantu menyelamatkan. Ternyata dua orang dewasa itu juga hanyut,” ungkapnya.
Kendati demikian 5 orang tersebut, kata dia bisa berhasil dievakuasi oleh tim BPBD Berau menggunakan perahu karet setelah proses 1 jam lamanya dengan kondisi selamat saat bergantungan pada pohon.
“Kemudian peristiwa ketiga menjelang maghrib atau jam 6 petang kemarin. Ada satu orang meninggal dunia inisial LL di antara dua rumah. Ada kemungkinan ke bawa arus hingga tersengat listrik,” ujarnya.
Diketahui proses evakuasi korban bapak lansia tersebut sedikit alami kendala karena dalam kondisi mati lampu.
“Karena kemarin mati lampu seharian. Namun berhasil kami evakuasi korban,” bebernya.
Nofian juga menjelaskan untuk proses pemantauan dan evakuasi korban pada hari ini di Kampung Tumbit Melayu, BPBD sudah bangun komunikasi kerja sama bersama Camat, dan Pemerintah Kampung setempat.
“Rata-rata korban dampak banjir tahunan ini yang kami berhasil evakuasi adalah orang tua usia rentan. Dan hari ke 2 ini kami persiapan bantuan logistik,” tegasnya.
Selain itu, hari ini BPBD Berau bakal membangunan posko siaga korban terdampak banjir bandang dan menaruh beberapa personel tanggap darurat.
“Ini kami lagi rapat bersama Basarnas, TNI, PMI, Polri dan Kepala Kampung setempat sama Dinsos,” tuturnya.
Ia juga meminta kepada masyarakat kampung agar mengungsi ke tempat dataran tinggi beberapa hari ke depan atau ke rumah keluarga.
“Dan warga di sini sudah paham ketika dapat telfon dari Hulu banjir bandang mereka di Hilir akan pindah ke tempat tinggi dan kami imbau waspada hewan berbisa dan buas karena bisa muncul di permukaan banjir,” paparnya.
Sebab Nofian prediksi banjir bandang dari Hulu ini banyak ditemukan material berat bangunan dan dahan pohon besar mulai lapuk turut turun ke hilir.
“Posko evakuasi ini kami ada bangun di Simpang Tiga Tumbit Melayu,” pungkasnya. (*)

