Pengurus Baznas Berau Periode 2025-2030 Resmi Dilantik
Berau,Gayamnews.com – Badan Zakat Nasional (BAZNAS) wilayah Kabupaten Berau gelar pelantikan kepengurusan periode 2025-2030 di kantor bupati berau, senin (12/01/2026).
Disahkannya kepengurusan Baznas tersebut, menandai era baru lembaga penyaluran dana bagi masyarakat tersebut di Bumi Batiwakkal.
Ketua Baznas Berau Gazali, menyampaikan setelah dilantik untuk memimpin Baznas 5 tahun kedepan. Dirinya meminta untuk seluruh jajaran organisasi perangkat daerah agar dapat berkolaborasi secara harmonis dalam mengentaskan kemiskinan di Berau.
Pengentasan yang diharapkan melalui program-program yang dapat membuat masyarakat mandiri, tanpa bergantung kepada dana pemerintah secara terus menerus.
“Saat ini masih ada 12.500 angka masyarakat miskin yang harus kita selesaikan bersama” ujarnya.
Dia juga menuturkan, Baznas yang merupakan bagian dari Pemerintah Daerah akan terus membantu untuk menurunkan angka kemiskinan dengan menyalurkan dana yang dikumpulkan dengan tepat dan transparan.
“Semoga dengan support, bantuan dari bapak-bapak ibu semua dari OPD, perusahaan bisa memberikan dampak positif, dan meringankan juga tugas pemerintah daerah,” tukasnya.
Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, menyampaikan setelah pelantikan ini, Baznas Berau harus mampun memberi impact terhadap kehidupan sosial Masyarakat.
Terlebih, kata dia, semua jajaran yang dilantik memiliki kapasitas yang dipercaya mampu mengemban tanggungjawab tersebut.
“Semuanya yang saya pilih memiliki kompetensi di bidang itu semua. BAZNES harus mampu mengembang fungsi sosial kemasyarakatan,” pintanya.
Sri melanjutkan, apabila ada masyarakat yang memerlukan bantuan Baznas mendesak, diharapkan dapat diproses secara cepat agar bisa dibantu tanpa melalui tahap administrasi yang panjang.
“Tolong, administrasi ini bukan berarti kita meninggalkan semua hal-hal seperti itu. Namun, jika terkait dengan nyawa manusia, tolong untuk diprioritaskan,” tuturnya.
Mengingat Baznas tidak terikat dengan regulasi pemerintahan, maka sangat memungkinkan untuk memeberikan bantuan kepada masyarakat tanpa harus melalui tahapan administrasi yang panjang.
“Kita bermitra dengan Basnas, itu sudah tidak terikat regulasi. Yang penting ada pertanggungjawaban, transparansi, dan tepat sasaran,”pungkasnya.(*)








