Produksi Semangka PPU Diproyeksi Naik Empat Kali Lipat, Distan Rekap Data Panen
Gayamnews.com, Penajam – Produksi semangka di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, diproyeksikan meningkat hingga empat kali lipat dibandingkan 2025. Potensi tersebut didukung luasnya areal tanam dan panen yang berlangsung di sejumlah sentra produksi.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian (Distan) PPU, Gunawan, mengatakan sejumlah petani mulai memanen semangka, salah satunya di kawasan Gang Hikmah dengan luas tanam sekitar 35 hektare.
“Yang 35 hektare itu sudah mulai panen. Kemarin sudah panen,” ujar Gunawan saat ditemui, Jumat (23/10/2026).
Selain Gang Hikmah, petani juga membudidayakan semangka di Sebakung III, Sumber Sari, Sri Raharja, Babulu Darat, Sebakung Jaya, dan Sebakung II. Distan PPU masih merekap laporan dari berbagai wilayah untuk memastikan total luas tanam dan hasil panen.
“Kalau sekarang ini saya yakin dan percaya produksinya akan meningkat. Hanya saja, data saya belum lengkap,” katanya.
Gunawan menjelaskan, produktivitas semangka bergantung pada kondisi tanaman dan keberhasilan budidaya. Dalam kondisi optimal, satu hektare lahan dapat menghasilkan sekitar 30 hingga 40 ton semangka.
“Rata-rata kalau bagus itu antara 30 sampai 40 ton dalam satu hektare. Sementara yang ditanam di sana luas sekali,” jelasnya.
Berdasarkan rekapitulasi sementara, luas tanam semangka di PPU mencapai sekitar 88,98 hektare. Namun, Distan masih perlu mencocokkan angka tersebut dengan laporan petani dan penyuluh agar perhitungan produksi lebih akurat.
Gunawan memperkirakan laporan panen akan memberikan gambaran lebih jelas setelah seluruh data masuk. Ia berharap rekapitulasi Oktober dapat menunjukkan hasil produksi dari berbagai sentra secara menyeluruh.
“Kalau laporan sudah masuk semua, nanti ketahuan berapa produksi kita sebenarnya. Saya yakin Oktober ini produksi semangka sudah habis dipanen, sehingga datanya bisa terlihat,” ungkapnya.
Sebagai pembanding, produksi semangka PPU pada 2025 tercatat sekitar 600 ton. Dengan potensi luas tanam dan produktivitas tahun ini, Gunawan optimistis hasil panen dapat meningkat signifikan.
“Data tahun sebelumnya, 2025 kemarin, kita hanya sekitar 600-an ton. Nah, tahun ini saya yakin produksi buah kita bisa naik sampai empat kali lipat,” tuturnya.
Untuk melengkapi pendataan, Distan PPU turut menelusuri distribusi hasil panen melalui pengepul, termasuk pihak yang menampung semangka di Dunia Buah. Pendataan juga perlu memperhatikan petani PPU yang menanam semangka hingga wilayah perbatasan Kabupaten Paser.
“Prinsipnya, produksi itu dibawa ke bawah dulu, ke pengepul. Dari situ kita bisa melihat hasil panennya dan mencocokkan dengan laporan yang masuk,” pungkasnya. (Adv)






