Bapelitbang PPU Siapkan Pendaftaran Inovasi Daerah pada Februari 2027

Gayamnews.com, Penajam – Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, merencanakan pembukaan pendaftaran inovasi daerah pada Februari 2027. Rencana tersebut masih menyesuaikan kemampuan keuangan daerah, meski pengusulan anggaran untuk pelaksanaan program tetap berjalan.

Kepala Bidang Inovasi, Teknologi dan Pengkajian Pengaturan Bapelitbang PPU, Anita Megawati, mengatakan pihaknya tetap mengusulkan anggaran kegiatan inovasi daerah untuk tahun depan. Namun, realisasi program akan mempertimbangkan kondisi keuangan pemerintah kabupaten. Senin, (26/10/2026).

“Tahun depan itu, secara pengusulan anggaran inovasi daerah tetap kita usulkan dan tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah,” ungkapnya.

Anita menjelaskan, Bapelitbang PPU biasanya mengumumkan tahapan pendaftaran pada Februari. Melalui mekanisme tersebut, perangkat daerah dan peserta lainnya mendapat kesempatan untuk mempersiapkan serta mengajukan inovasi yang telah mereka kembangkan.

“Biasanya proses pendaftaran dan kawan-kawannya itu kami rilis di bulan Februari,” katanya.

Ia menambahkan, pendaftaran umumnya berlangsung selama dua hingga tiga bulan. Bapelitbang juga dapat memperpanjang masa pendaftaran agar peserta memiliki waktu lebih luas untuk menyiapkan dan menyampaikan usulan inovasi.

“Biasanya kami buka pendaftaran itu dua-tiga bulan, panjang waktunya,” jelasnya.

Anita menegaskan, inovasi daerah tidak harus selalu berbentuk teknologi baru. Perbaikan sistem kerja, penyederhanaan proses administrasi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik juga menjadi bagian penting dari pengembangan inovasi di lingkungan pemerintah daerah.

Menurutnya, inovasi perlu memberikan manfaat nyata, baik dalam mempermudah masyarakat mengakses layanan maupun membantu organisasi perangkat daerah (OPD) menjalankan tugas dan mencapai target kinerjanya.

“Intinya itu kan pelayanan publik. Pelayanan untuk mempermudah OPD melayani masyarakat, pelayanan untuk mempermudah OPD bekerja untuk mencapai target kinerjanya,” pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *