Dermaga Speedboat Penajam Segera Direhabilitasi, Anggaran Rp400 Juta Disiapkan
Gayamnews.com, Penajam – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengalokasikan anggaran sekitar Rp400 juta untuk memperbaiki Dermaga Speedboat Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Dana melalui APBD Perubahan (APBD-P) 2026 tersebut akan difokuskan pada sejumlah bagian dermaga yang mengalami kerusakan.
Agus mengatakan, alokasi anggaran itu diperoleh setelah Dinas Perhubungan (Dishub) PPU menjalin komunikasi dengan pemerintah provinsi. Perbaikan akan menyasar sisi kanan, kiri, dan belakang dermaga, termasuk struktur penyangga di bagian depan yang mulai keropos.
“Alhamdulillah kemarin ada komunikasi dengan pihak provinsi. Kabar gembira, ada Rp400 juta yang dianggarkan dari provinsi,” ucap Agus, Rabu (28/10/2026).
Selain pembenahan bangunan dermaga, Dishub PPU juga menyiapkan rencana penataan area parkir. Upaya tersebut berkaitan dengan rencana penerapan retribusi parkir untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Namun, Dishub belum dapat menerapkan pungutan karena fasilitas parkir belum memenuhi kebutuhan pengguna. Salah satu kekurangannya adalah belum tersedianya atap pelindung bagi kendaraan yang parkir di kawasan tersebut.
“Di sana kan belum ada atapnya. Tentu kalau kita memungut parkir di situ kurang etis,” ungkapnya.
Dishub PPU juga akan mempertimbangkan aktivitas masyarakat yang memanfaatkan area sekitar dermaga. Kawasan itu tidak hanya menjadi tempat parkir penumpang speedboat, tetapi juga digunakan motoris dan pelaku usaha yang menjalankan aktivitas sehari-hari.
Karena itu, pemerintah daerah perlu mencari pola pengelolaan yang tidak mengganggu kegiatan masyarakat maupun pelayanan transportasi laut.
“Kebanyakan yang parkir di situ juga pelaku usaha, anak-anak motoris jualan yang parkir di situ. Nanti kita cari solusi terbaik bersama kawan-kawan di pelabuhan,” pungkasnya.
Melalui rehabilitasi dermaga dan pembenahan fasilitas pendukung, Dishub PPU berharap kondisi kawasan pelabuhan semakin tertata. Rencana pengelolaan parkir juga diharapkan dapat membuka peluang peningkatan PAD dengan tetap memperhatikan kenyamanan penumpang, motoris, dan pelaku usaha di sekitar dermaga.
(Adv)






