Kepala Otoritas Bandara Wilayah VII Sarankan Pemkab Berau, Untuk Buat Paket Bundling Liburan ke Maratua
Berau,Gayamnews.com – Kepala Otoritas Bandara Wilayah VII, Ferdinand Nurdin, berharap, Pemerintah dapat menjaga ritme penerbangan Kalimarau-Maratua. Usai maskapai Wings Air, resmi membuka rute penerbangan ke destinasi wisata unggulan yang ada di Bumi Batiwakkal tersebut.
Pemkab Berau maupun provinsi Kalimantan timur, dinilai wajib menjaga ritme penerbangan dalam hal melakukan promosi, agar para penumpang dapat terus bertambah. Mengingat Maratua merupakan daerah yang potensial, untuk dikunjungi para wisatawan lokal maupun mancanegara.
“PH Pemilik Hotel dan Asita (para pemilik agen travel) bisa digabungkan dengan maskapai, jadi ada namanya paket bundling,”ucapnya kepada Katakaltim, (15/01/2026) lalu.
Ia pun meyakini, jika skema tersebut dijalankan, maka bakal memberikan perjalanan yang mudah bagi wisatawan menuju Maratua. Selain itu, keluhan-keluhan yang sering terjadi saat turis berkunjung, dapat diminimalisir dengan paket perjalan bundling.
Tugas pemerintah daerah kata dia, mengkoordinasikan konsep ini kepada seluruh pemilik Resort/Hotel dan agen travel yang ada di Berua maupun Kaltim. Apabila telah terjalin kesepakatan antara kedua belah pihak, maka diprediksi akan memberikan dampak yang sangat besar bagi Kalimantan Timur, khususnya Berau.
“Kalau ini berjalan, tak ada lagi kasus-kasus yang kemarin wisatawan asing di maratua kecewa karena beli tiket rutenya putus, dari shanghai ke jakarta, dia pake china airlines, terus Jakarta-Berau dia pake batik, terus naik speed lagi, terus kalau misalkan ada salah satu maskapai nya delay kan resko tuh,” jelanya
Ferdinand menambahkan, dengan ditetapkannya Ibukota Nusantara (IKN) sebagai kota politik oleh Pemerintah Pusat, hal itu juga menjadi golden moment bagi Berau untuk mengembangkan destinasi wisatanya.
Sebab Berau, satu-satunya daerah di Bumi Etam yang memiliki destinasi wisata berskala internasional, dan dikunjungi banyak wisatawan.
Terlebih lagi, sambung ferdinand, mobilitas perpindahan penduduk dari jakarta menuju IKN diprediksi baka jutaan orang, maka sudah semestinya berau harus bersiap menyambut para pengunjung jika mereka sedang liburan dan menjadikan bumi batiwakkal salah satu tujuan.
“Sekarang pilihannya cuma dua, take it or leave it, kalau take it kita harus kolaborasi, kalau leave it ya sudah. Ini golden momen bagi berau untuk berkembang, bayangkan jika nanti IKN itu telah ramai, pasti banyak yang menjadikan berau salah satu tujuan liburannya,”pungkasnya.(*)








