PJU Sering Dicuri, Dishub PPU Ajak Masyarakat Turut Menjaga
Gayamnews.com, Penajam – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, mengajak masyarakat bersama-sama menjaga fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU). Ajakan ini menyusul maraknya kerusakan dan pencurian komponen PJU, sementara sejumlah wilayah masih membutuhkan penerangan jalan.
Sekretaris Dishub PPU, Sunra, mengatakan kebutuhan PJU di kawasan pedesaan dan permukiman masih cukup tinggi. Namun, pencurian komponen pada fasilitas yang sudah terpasang menjadi kendala dalam upaya memperluas layanan penerangan.
Menurutnya, pemerintah daerah sempat mendapat rekomendasi untuk memasang kamera pengawas atau CCTV di sekitar PJU. Meski demikian, Sunra menilai langkah tersebut belum tentu mampu menghentikan pencurian. Ia menekankan pentingnya kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam menjaga fasilitas umum.
“Itu tidak akan pernah terjadi namanya pencurian apabila kita itu sama-sama saling menjaga. Kalau kita tidak punya rasa kepedulian, ya sudah seperti ini,” ucapnya, Jumat (16/10/2026).
Selain menghadapi persoalan pencurian, Dishub PPU juga masih terkendala keterbatasan anggaran untuk memenuhi kebutuhan penerangan di berbagai wilayah. Karena itu, pihaknya terus mencari alternatif pendanaan agar pemasangan PJU dapat menjangkau lebih banyak kawasan.
Salah satu langkah yang ditempuh ialah mengajukan bantuan teknis kepada kementerian melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) untuk tahun anggaran mendatang.
Sunra menyebutkan, pada 2024 PPU menerima bantuan sebanyak 149 unit PJU. Sementara itu, kebutuhan penerangan jalan di daerah tersebut masih mencapai ribuan titik.
“Kemarin kita mengajukan ke BAPPERIDA dengan total kebutuhan mencapai lebih dari 3.000 titik,” katanya.
Ia berharap usulan tersebut mendapat tindak lanjut agar pemerintah daerah dapat memperluas pemasangan PJU, terutama di wilayah yang masih minim penerangan.
Sunra mencontohkan Kecamatan Sepaku yang masih memiliki sejumlah ruas jalan gelap pada malam hari. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Dishub terus mengusulkan penambahan fasilitas penerangan.
“Saya kira lewat Sepaku itu masih banyak jalanan yang gelap tanpa penerangan, ini juga salahnya kita usulkan,” pungkasnya. (Adv)






