Sekda PPU: Purna Tugas ASN Bukan Akhir dari Pengabdian kepada Masyarakat
Gayamnews.com, Penajam – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar, mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) agar tidak menganggap masa pensiun sebagai akhir dari kesempatan untuk mengabdi. Menurutnya, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama bertugas tetap bisa dibagikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pesan itu disampaikan Tohar saat memimpin apel pelepasan purna tugas Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Sodikin, di halaman Kantor Bupati PPU, Senin (2/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Tohar menekankan bahwa berakhirnya masa kerja dan jabatan tidak serta-merta menghilangkan peran seseorang di tengah masyarakat. Pensiun justru menjadi babak baru untuk tetap berkontribusi melalui pengalaman dan pemikiran yang telah diperoleh selama menjalankan tugas.
Ia mengutip ungkapan seorang pensiunan dosen dari salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang menggambarkan kekhawatiran saat memasuki masa purna tugas.
“Ketakutan terbesar saya setelah pensiun bukanlah kehilangan penghasilan, melainkan kehilangan relevansi, ketika pendapat kita tidak lagi didengar dan keberadaan kita tidak lagi dianggap penting,” demikian kutipan yang disampaikan Tohar.
Menurutnya, ungkapan tersebut mengandung pesan bahwa nilai seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh jabatan atau kewenangan yang pernah dimiliki. Pengetahuan, pengalaman, serta kontribusi yang telah dibangun selama bertahun-tahun tetap dapat menjadi bekal untuk memberikan manfaat di lingkungan sosial.
Tohar juga menjadikan pelepasan Sodikin sebagai momentum bagi ASN yang masih aktif untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Sebab, setiap jabatan memiliki batas waktu sehingga masa pengabdian perlu dimanfaatkan sebaik mungkin.
Ia mengingatkan bahwa pekerjaan dalam pemerintahan bukan sekadar menjalankan rutinitas, tetapi juga memberikan pelayanan dan dampak nyata bagi masyarakat.
Dengan demikian, meskipun masa kerja telah selesai dan jabatan berganti, nilai-nilai kebaikan serta pengalaman selama bertugas diharapkan tetap hidup dan menjadi kontribusi bagi lingkungan sekitar.
(Adv)






