22 Jabatan Kepala SD-SMP di PPU Belum Definitif, Pengisian Tunggu Pemenuhan Guru

Gayamnews.com, Penajam – Sebanyak 22 jabatan kepala sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, belum terisi pejabat definitif. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU memprioritaskan pemenuhan kebutuhan guru sebelum melanjutkan proses pengisian jabatan kepala sekolah.

Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat, mengatakan kekosongan jabatan tersebut terjadi karena sejumlah kepala sekolah sebelumnya memasuki masa pensiun atau meninggal dunia. Untuk sementara, beberapa sekolah menjalankan kepemimpinan dengan menunjuk pelaksana tugas (Plt).

“Memang benar sampai hari ini belum ada proses pelantikan untuk kepala sekolah. Saat ini kami fokus pada pemenuhan kebutuhan guru-guru di jenjang SD dan SMP se-PPU,” ungkapnya, Senin (19/10/2026).

Durajat menjelaskan, bidang pendidikan dasar bersama jajaran pengawas telah mendata sekolah yang belum memiliki kepala sekolah definitif. Pendataan tersebut menjadi dasar bagi Disdikpora untuk menyiapkan tahapan pengisian jabatan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Bidang pendidikan dasar sudah mencatat sekolah-sekolah jenjang SD dan SMP yang belum memiliki kepala sekolah definitif. Penyusunannya juga sudah dilakukan bersama bagian pengawas,” ujarnya.

Di sisi lain, kebutuhan tenaga pendidik di PPU masih menjadi perhatian. Durajat menyebut kekurangan guru SD dan SMP saat ini mencapai 99 orang. Jumlah tersebut menurun dari sebelumnya 132 orang setelah pemerintah daerah melakukan redistribusi guru tahap pertama.

Karena itu, Disdikpora akan melanjutkan penataan dan pemerataan tenaga pengajar agar kebutuhan setiap sekolah dapat terpenuhi. Setelah proses tersebut selesai, dinas akan melanjutkan tahapan pengisian 22 jabatan kepala sekolah yang masih kosong.

“Harapannya, setelah proses pemenuhan kebutuhan guru terpenuhi, baru dilanjutkan dengan pemenuhan kepala sekolah untuk jenjang SD dan SMP,” ucapnya.

Selain menata kebutuhan tenaga pendidik, Disdikpora PPU juga memperhatikan pelaksanaan program revitalisasi sejumlah sekolah. Program tersebut diharapkan berjalan seiring dengan upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan di daerah.

“Kebetulan saat ini beberapa sekolah sedang menerima revitalisasi. Mudah-mudahan setelah proses pemenuhan kebutuhan guru dan revitalisasi ini berjalan, kita bisa melanjutkan tahapan berikutnya,” tuturnya.

Melalui penataan tenaga pendidik dan persiapan pengisian jabatan kepala sekolah, Disdikpora PPU berharap pengelolaan sekolah semakin optimal. Langkah ini juga diharapkan mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar serta peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten PPU. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *