Pemkab PPU Percepat Operasional SPPG di 10 Wilayah 3T, Sembilan Lokasi Masih Disiapkan

Gayamnews.com, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong percepatan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Upaya ini dilakukan agar pelayanan pemenuhan gizi bagi masyarakat, terutama anak sekolah, dapat menjangkau lebih banyak wilayah.

Asisten II Pemkab PPU, Hadi Saputro, mengatakan SPPG di Jenebora telah beroperasi. Sementara itu, sembilan lokasi lainnya masih menunggu percepatan pengoperasian, yakni Pantai Lango, Sotek, Mentawir, Semoi II, Karang Jinawi, Wono Sari, Labangka, Bangun Mulya, dan Bukit Subur.

“Sebagian SPPG di wilayah 3T sudah siap sarana prasarana. Kami sudah koordinasi dengan Korwil BGN agar penjadwalannya bisa dipercepat, sehingga semua wilayah 3T bisa aktif,” ucapnya, Kamis (22/10/2026).

Hadi berharap keberadaan SPPG dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, balita, dan ibu menyusui. Program tersebut juga diharapkan memberikan manfaat nyata bagi anak sekolah di PPU.

“Mudah-mudahan hadirnya SPPG ini dapat memberikan harapan nyata bagi pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah di PPU,” katanya.

Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) meresmikan 980 SPPG di wilayah 3T, termasuk satu unit di Jenebora. Namun, pengoperasian layanan di daerah terpencil masih menghadapi kendala pasokan bahan pangan, terutama ayam potong beku.

“Kalau daerah Jenebora, kalau mau dapat pasokan ayam potong yang sudah beku tidak ada. Pasti dia akan pergi ke pasar-pasar tertentu, untuk stok-stok pangan di sana mengingat wilayahnya susah diakses,” tegasnya.

Kondisi tersebut juga memengaruhi keterlibatan UMKM lokal. Pelaku usaha ayam potong dan telur mulai menjalin kerja sama, tetapi penyediaan ayam beku dalam kemasan masih menjadi tantangan karena pedagang setempat umumnya langsung menjual ayam setelah dipotong.

Khusus di Jenebora, satu SPPG saat ini melayani dua sekolah, yakni tingkat SD dan SMP. Pemerintah daerah masih mendata kebutuhan layanan di sejumlah lokasi lainnya agar pengoperasian SPPG dapat diperluas. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *