Pemkab PPU Uji Coba PJJ Dua hingga Tiga Hari, Kesehatan Siswa Jadi Prioritas
Gayamnews.com, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengevaluasi pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menyusul perubahan kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemerintah daerah mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan siswa sebelum menetapkan kebijakan pembelajaran selanjutnya. Jumat, (23/10/2026).
Bupati PPU, Mudyat Noor, mengatakan kondisi udara di wilayahnya masih berubah-ubah. Kualitas udara terkadang membaik, tetapi kembali memburuk pada waktu tertentu sehingga pemerintah perlu menyesuaikan kegiatan belajar dengan perkembangan kondisi lingkungan.
Pemkab PPU berencana menguji coba pelaksanaan PJJ selama dua hingga tiga hari. Hasil evaluasi selama masa percobaan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan sebelum pemerintah menentukan kebijakan berikutnya.
“Kita coba panggil Disdikpora PPU untuk melaksanakan PJJ, mungkin dengan masa percobaan dua sampai tiga hari dulu, baru kita putuskan,” kata Mudyat.
Selain mempertimbangkan kondisi di lapangan, pemerintah daerah akan menggunakan hasil pengukuran kualitas udara dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU. Data tersebut diperlukan untuk mengetahui perkembangan kualitas udara dan menentukan pola pembelajaran yang sesuai bagi siswa.
Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar, meminta Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) menjadikan hasil pemantauan sebagai acuan dalam menentukan kegiatan belajar mengajar setiap hari.
“Gunakan parameter kondisi cuaca untuk kebijakan operasional harian. Pengukuran cuaca sore hari bisa digunakan untuk menentukan kebijakan operasional pada pagi harinya. Yang terpenting, siswa wajib menggunakan masker,” ujar Tohar.
Menurutnya, pemantauan secara berkala membantu pemerintah mengambil keputusan berdasarkan kondisi terkini, bukan hanya perkiraan. Dengan demikian, pelaksanaan pembelajaran dapat menyesuaikan perkembangan kualitas udara tanpa mengabaikan keberlangsungan pendidikan.
Melalui evaluasi ini, Pemkab PPU berupaya menjaga keseimbangan antara kegiatan belajar dan perlindungan kesehatan siswa. Pemerintah akan mempertimbangkan hasil pengukuran udara serta perkembangan situasi karhutla sebelum menentukan skema pembelajaran berikutnya. (Adv)






