Efisiensi Armada, DLH PPU Hemat Anggaran Lebih dari Rp1 Miliar

Gayamnews.com, Penajam – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menghemat anggaran lebih dari Rp1 miliar sepanjang 2026 melalui efisiensi operasional dan optimalisasi armada pengangkut sampah. Langkah ini dilakukan dengan menyesuaikan penggunaan kendaraan operasional agar biaya pemeliharaan dan bahan bakar minyak (BBM) lebih terkendali.

Kepala DLH PPU, Kuncoro, mengatakan pihaknya memiliki 16 unit dump truck. Namun, untuk menunjang pelayanan persampahan secara efisien, DLH menilai penggunaan sekitar 12 unit armada sudah ideal.

“Dengan tata kelola seperti ini, kita bisa meningkatkan kinerja sekaligus mengurangi penggunaan BBM,” ujar Kuncoro, Jumat (23/10/2026).

Selain mengoptimalkan kendaraan yang masih layak digunakan, DLH PPU mengusulkan penghapusan dan pelelangan sejumlah aset yang rusak atau tidak lagi beroperasi. Kendaraan tersebut meliputi sekitar empat hingga lima unit dump truck dan satu unit buldoser di tempat pemrosesan akhir (TPA).

Menurut Kuncoro, usia kendaraan dan kerusakan menjadi alasan pengajuan penghapusan aset tersebut. Namun, pemerintah daerah harus mengikuti prosedur pengelolaan barang milik daerah sebelum melelang kendaraan yang tidak lagi layak pakai.

“Ada sekitar empat sampai lima unit dump truck dan satu unit buldoser di TPA yang kami usulkan. Tidak bisa langsung kita jual, harus melalui prosedur lelang,” terangnya.

DLH PPU bertugas menginventarisasi kendaraan yang tidak lagi layak digunakan, kemudian mengusulkan penghapusannya kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Selanjutnya, proses penghapusan hingga pelelangan harus mengikuti ketentuan yang berlaku.

Kuncoro menegaskan, efisiensi armada menjadi bagian dari upaya meningkatkan transparansi pengelolaan aset sekaligus mengendalikan belanja operasional. Meski sejumlah kendaraan masuk dalam usulan lelang, ia memastikan armada yang tersedia masih memadai untuk mendukung pelayanan persampahan masyarakat.

“Kami bisa melakukan penghematan anggaran dari efisiensi ini lebih dari Rp1 miliar tahun ini,” tandasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *