Empat Sekolah Raih Adiwiyata Kabupaten di PPU, DLH Evaluasi Target Tahunan
Gayamnews.com, Penajam – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat empat sekolah berhasil meraih penghargaan Adiwiyata tingkat kabupaten pada 2026. Capaian tersebut belum memenuhi target tahunan sebanyak lima sekolah sehingga menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pembinaan lingkungan di satuan pendidikan.
Kepala Bidang Penaatan Hukum dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH PPU, Nuryulianita, mengatakan program Adiwiyata mendorong sekolah membangun kebiasaan peduli lingkungan melalui pengelolaan yang berkelanjutan.
“Target kami untuk Adiwiyata tingkat kabupaten tahun ini lima sekolah, tetapi yang tercapai empat sekolah,” ujarnya, Jumat (23/10/2026).
Menurut perempuan yang akrab disapa Nita itu, penghargaan Adiwiyata tidak sekadar menilai kebersihan lingkungan sekolah. Program tersebut juga mengapresiasi upaya sekolah dalam menerapkan pengelolaan lingkungan melalui keterlibatan seluruh warga sekolah.
Jenjang penghargaan Adiwiyata meliputi tingkat kabupaten, nasional, hingga mandiri. Setiap jenjang memiliki persyaratan dan standar penilaian berbeda, dengan ambang nilai masing-masing 70, 80, dan 90.
Karena itu, sekolah perlu memperkuat pengelolaan lingkungan secara konsisten, bukan hanya melakukan penataan menjelang penilaian. Pembiasaan menjaga kebersihan, pengelolaan sampah, serta keterlibatan warga sekolah menjadi bagian penting dalam penerapan budaya peduli lingkungan.
Pada 2024, empat sekolah di PPU juga menerima penghargaan Adiwiyata tingkat provinsi, yakni SDN 001 Waru, SDN 003 Penajam, SDN 024 Penajam, dan SDN 011 Penajam.
Nuryulianita menjelaskan, pembinaan DLH PPU menyesuaikan kewenangan pemerintah daerah dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Pembinaan mencakup sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan madrasah tsanawiyah (MTs).
“Kalau sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan sekolah luar biasa (SLB) berada dalam kewenangan pemerintah provinsi,” jelasnya.
DLH PPU memperkirakan sekitar separuh sekolah dalam lingkup pembinaan kabupaten telah memperoleh predikat Adiwiyata. Ke depan, pembinaan akan terus diperkuat agar semakin banyak sekolah memenuhi kriteria penghargaan sekaligus menerapkan budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan. (Adv)






