Puluhan Pelamar Job Fair PPU Mengundurkan Diri, Disnakertrans Catat Berbagai Kendala Rekrutmen
Gayamnews.com, Penajam – Proses perekrutan tenaga kerja melalui Job Fair Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, menghadapi sejumlah kendala. Berdasarkan informasi dari perusahaan peserta, sekitar 20 pelamar dilaporkan mengundurkan diri pada berbagai tahapan seleksi, mulai dari wawancara hingga setelah diterima bekerja.
Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU, Eko Yulianto, mengatakan terdapat kandidat yang tidak menghadiri panggilan wawancara. Bahkan, beberapa pelamar memilih mundur setelah perusahaan menerima mereka sebagai pekerja atau ketika mereka menjalani pelatihan.
“Dari keterangan perusahaan, ada yang sudah diwawancara, kemudian diterima, tetapi besoknya mengundurkan diri. Ada juga yang sudah menjalani pelatihan, di tengah jalan berhenti,” ungkap Eko, Senin (26/10/2026).
Menurutnya, ketidaksesuaian antara harapan pelamar dan pekerjaan yang ditawarkan dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keputusan tersebut. Perbedaan persepsi mengenai deskripsi tugas, beban kerja, hingga kondisi kerja sebenarnya berpotensi membuat kandidat berubah pikiran setelah mengenal pekerjaan lebih jauh.
“Kadang anak muda ini ekspektasinya tinggi, makanya, mungkin pas sudah diterima menurutnya tidak sesuai itu bisa jadi enggak cocok. Bisa terkait deskripsi tugas, beban kerja, maupun kondisi kerja sebenarnya,” paparnya.
Selain itu, tawaran dari perusahaan lain, perbedaan gaji dan fasilitas, serta peluang pengembangan karier juga dapat memengaruhi pilihan pekerja. Meski demikian, Eko menegaskan informasi yang diterima Disnakertrans belum memastikan penyebab pengunduran diri setiap pelamar.
Job Fair PPU berlangsung pada 5–6 Agustus 2026 dengan melibatkan 26 perusahaan dan menyediakan sekitar 250 lowongan kerja. Dalam evaluasi dua bulan setelah kegiatan, Disnakertrans baru menerima laporan dari 10 perusahaan. Laporan tersebut mencatat penyerapan 22 tenaga kerja, sedangkan 16 perusahaan lainnya belum menyampaikan hasil rekrutmen secara lengkap.
“Yang belum melaporkan itu ada yang masih dalam proses rekrutmen. Jadi, serapannya masih bisa bertambah setelah perusahaan menyampaikan laporan,” jelas Eko.
Disnakertrans PPU masih menunggu laporan seluruh perusahaan untuk mengetahui hasil akhir penempatan tenaga kerja. Data tersebut diperlukan agar evaluasi pelaksanaan Job Fair dapat menggambarkan tingkat penyerapan tenaga kerja secara lebih menyeluruh. (Adv)






