Disnakertrans PPU Siapkan Pelatihan MUA untuk 16 Peserta

Gayamnews.com, Penajam – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, menyiapkan pelatihan make up artist (MUA) bagi 16 peserta. Program ini menjadi salah satu agenda pelatihan kerja terdekat yang bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat.

Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (P2NAKERTRANS) Disnakertrans PPU, Eko Yulianto, mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan pelaksanaan pelatihan tersebut.

“Yang terdekat ini make up artist. Kalau untuk make up artist, jumlahnya 16 peserta,” ujar Eko, Senin (26/10/2026).

Disnakertrans PPU merencanakan kegiatan itu berlangsung di wilayah Penajam, tepatnya di Ozhien Cafe & Guest House. Namun, lokasi tersebut masih dalam tahap perencanaan seiring persiapan teknis yang terus berjalan.

“Rencananya di Penajam, di Ozhien Cafe & Guest House,” jelasnya.

Selain mempersiapkan lokasi, Disnakertrans PPU juga menyelesaikan proses pengadaan untuk menentukan penyedia jasa pelatihan dan instruktur. Karena proses tersebut belum rampung, pihaknya belum dapat memastikan siapa yang akan melatih para peserta.

“Untuk pelatihnya, atau MUA-nya kita masih belum tahu karena proses pengadaannya belum selesai. Kita mulai melalui e-katalog, jadi penyedianya nanti mengikuti proses yang berlaku,” katanya.

Eko menjelaskan, penentuan penyedia mengikuti mekanisme pengadaan yang berlaku. Disnakertrans PPU tidak membatasi asal daerah penyedia selama pihak tersebut memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan menguasai keterampilan tata rias yang dapat mereka kembangkan untuk memasuki dunia kerja maupun merintis usaha mandiri. Kemampuan tersebut juga berpotensi menjadi sumber penghasilan apabila peserta mampu menyesuaikan layanan dengan kebutuhan pasar.

Meski demikian, Disnakertrans PPU masih harus menuntaskan sejumlah persiapan sebelum menggelar kegiatan. Jadwal pasti pelatihan dan identitas penyedia jasa akan mengikuti perkembangan proses pengadaan serta kesiapan pelaksanaan.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh keterampilan praktis sesuai bidang yang diminati. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *