DKP3 Bontang Dorong Produksi Pangan Lokal di Tengah Ketergantungan Pangan Dari Luar
BONTANG – Pemerintah kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang mengakui bahwa kota Bontang bergantung terhadap pasokan pangan dari luar daerah.
Kepala bidang ketahanan pangan, Syawaluddin mengatakan ketergantungan tersebut berkisar pada angka 80 persen pangan dari luar kota Bontang.
“Iya, kita bergantung terhadap 80 persen pasokan pangan dari luar,” ujarnya, Kamis (1/10/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam menjaga ketahanan pangan di Kota Bontang. Meski demikian, DKP3 terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan ketersediaan dan kestabilan pasokan pangan bagi masyarakat.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni mendorong peningkatan produksi pangan lokal dengan memanfaatkan lahan yang ada.
DKP3 juga memberikan dukungan kepada kelompok tani melalui program pengembangan komoditas pangan, salah satunya cabai.
“Yang punya lahan kita dorong program distribusi cabai pada kelompok tani,” katanya.
Kata Syawaluddin, dengan tantangan Keterbatasan lahan pertanian. Pemanfaatan lahan yang masih tersedia menjadi salah satu langkah yang didorong untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Lebih lanjut, ia menambahkan, DKP3 juga berupaya menyiapkan bibit cabai sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap kelompok tani.
Penyediaan bibit tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat memanfaatkan lahan yang dimiliki sekaligus meningkatkan produksi pangan lokal, khususnya komoditas cabai.
“Itu salah satu terobosan kita juga untuk menyiapkan bibit cabainya,” ucapnya.
Syawaluddin menyampaikan, DKP3 juga terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan kestabilan pangan yang beredar di pasaran guna memastikan ketersediaan dan kondisi harga ditingkat masyarakat dapat tetap terjaga.(Adv)








